Tugas


ARti Gua dalam Keluarga

Sebelum gua cerita semuanya tentag diri gua, gau mau berkenalan dulu dengan kalian semua yang udah mau ngeluangin waktunya buat baca karya-karya gua di blog gua ini.
Nama gua agus triono, biasa dipanggil agus tapi itu panggilan gua dulu...,sekarang gua biasa di panggil bos jawa,,. Gua lahir di pekalongan pas tanggal 3 Agustus 1992 dini hari kalo engga salah, hehehe. Waktu kecil gua tinggal di pekalongan,sejak SD smpai SMA gua sekolah di pekalongan.guaa di pekalongan tinggal ma kakek nenek gua,..sekarang gua tinggal di halim komplek angkassa 1 tepat nya di depan bandara halim perdana kusuma…. gua lanjutin kuliah di Jakarta karna ortu gua dari dulu di Jakarta.Gua kuliah di Univ. Gunadarma angkatan 2010 alias baru asuk.
            Hmm ngiomongin tentang keluarga, gua itu anak ketiga dari 7 bersaudara. Kata bokap nyokap gua, gua itu katanya cerdas waktu kecil. Sampe-sampe mereka bilang anak yang paling di harepin masa depannya itu gua. Tapi, pas gua udah kenal yang namanya pergaulan, kecerdasan gua mulai kendor alias menurun. Tapi bukan berarti gua ga cerdas lagi.
            Gua punya hobby musik sama olah raga, minta ini itu sama bokap nyokap buat keperluan hobby gua. Bokap nyokap si ngedukung hobby gua, tapi dia mau lagi hobby gua disambungin ke agama. Karna bokap gua orang yang kuat banget sama agama. Nah disini gua bingung gua harus gimana? Gua pengen ngebahagiain keluarga gua, tapi hobby gua bertentangan banget sama keluarga. Gua udah coba berusaha buat nyambungin hobby gua sama keinginan keluarga gua, tapi ga bisa-bisa.
 Tapi kadang gua ngebahagiain keluarga gua dengan cara nurut kalo disuruh apa apa sama keluarga, hehehe. Sampe rela gua nyupir kemana-mana buat keluarga gua. Abis gua bingung dengan cara apa lagi gua ngebahagian keluarga.
Karena bokap gua orang yang kuat sama agama, gua pernah sampe disuruh ceramah di masjid waktu bulan puasa, itu gua berfikir berkali-kali buat nyanggupin itu perintah. Akhirnya gua nyanggupin, dan gua belajar sama bokap gua. Mungkin bokap gua bakal seneng kalo gua bisa ceramah di masjid dan di kenal orang banyak dengan penilaian kaya gitu. Hehehhe
            Dari cerita gua diatas, gua kalian semua bisa tau ga pengaruhnya gua didalam keluarga?
Kalo tau tolong dicomment coret-coretan gua ini ya!! Abis sampe sekarang gua belom tau gua itu jadi apa di keluarga. Mungkin dari coretan diatas kalian ada yang bisa tau.
Hmm makasih buat kalian yang udah mau ngeluangin waktunya buat baca tulisan ga jelas ini. Hehehhe.

Salam senang dari gua


Peranan Pemuda dalam Sosialisasi Bermasyarakat

PEMUDA merupakan generasi penerus sebuah bangsa, kader bangsa, kader masyarakat dan kader keluarga. Pemuda selalu diidentikan dengan perubahan, betapa tidak peran pemuda dalam membangun bangsa ini, peran pemuda dalam menegakkan keadilan, peran pemuda yang menolak kekeuasaan.
Sejarah telah mencatat kiprah pemuda-pemuda yang tak kenal waktu yang selalu berjuang dengan penuh semangat biarpun jiwa raga menjadi taruhannya. Indonesia merdeka berkat pemuda-pemuda Indonesia yang berjuang seperti Ir. Sukarno, Moh. Hatta, Sutan Syahrir, Bung Tomo dan lain-lain dengan penuh mengorbankan dirinya untuk bangsa dan Negara.
Dalam sebuah pidatonya, Sukarno pernah mengorbakan semangat juang Pemuda apa kata Sukarno “Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncangkan dunia”. Begitu besar peranan pemuda di mata Sukarno, jika ada sembilan pemuda lagi maka Indonesia menjadi negara Super Power.
Satu tumpah darah, satu bangsa dan satu bahasa merupakan sumpah pemuda yang di ikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928. Begitu kompaknya pemuda Indonesia pada waktu itu, dan apakah semangat pemuda sekarang sudah mulai redup, seolah dalam kacamata negara dan masyarakat seolah-olah atau kesannya pemuda sekarang malu untuk mewarisi semangat nasionalisime. Hal tersebut di pengaruhi oleh Globalisasi yang penuh dengan tren.
Sukarno, Hatta, Syahrir seandainya mereka masih hidup pasti mereka menangis melihat semangat nasionalisme pemuda Indonesia sekarang yang selalu mementingkan kesenangan dan selalu mementikan diri sendiri.
Sekarang Pemuda lebih banyak melakukan peranan sebagai kelompok politik dan sedikit sekali yang melakukan peranan sebagai kelompok sosial, sehingga kemandirian pemuda sangat sulit berkembang dalam mengisi pembangunan ini.
Peranan pemuda dalam sosialisi bermasyrakat sungguh menurun dratis, dulu bisanya setiap ada kegiatan masyarakat seperti kerja bakti, acara-acara keagamaan, adat istiadat biasanya yang berperan aktif dalam menyukseskan acara tersebut adalah pemuda sekitar. Pemuda sekarang lebih suka dengan kesenangan, selalu bermain-main dan bahkan ketua RT/RW nya saja dia tidak tahu.
Kini pemuda pemudi kita lebih suka peranan di dunia maya ketimbang dunia nyata. Lebih suka nge Facebook, lebih suka aktif di mailing list, lebih suka di forum ketimbang duduk mufakat untuk kemajuan RT, RW, Kecamatan, Provinsi bahkan di tingkat lebih tinggi adalah Negara.
Selaku Pemuda kita dituntut aktif dalam kegiatan-kegiatan masyarakat, sosialisasi dengan warga sekitar. Kehadiran pemuda sangat dinantikan untuk menyokong perubahan dan pembaharuan bagi masyarakat dan negara. Aksi reformasi disemua bidang adalah agenda pemuda kearah masyarakat madani. Reformasi tidak mungkin dilakukan oleh orang tua dan anak-anak.

Kelebihan DAn Kekurangan STUDENTSITE

Studentsite adalah salah  satu  situs penting yang wajib di miliki mahasiswa Universitas Gunadarma. Di dalamnya terdapat berbagai macam informasi yang menyangkut kemahasiswaan. Salah satu informasi yang terdapat di dalamnya yaitu kalender akademik, jadwal perkuliahan dan lain sebagainya. Sehingga mahasiswa gunadarma dapat dengan mudah mengakses segala sesuatunya yang menyangkut jadwal perkuliahan.
kelebihan pada studentsite :
-  mahasiswa bisa melihat nilai transkrip ujian sebelum hasil ujian dikeluarkan
-  dapat melihat jadwal kuliah sebelum kuliah dimulai
-  dapat mengirim tugas melalui portofolio atau pun tugas tulis
-  mendapatkan informasi secara lebih rinci tentang universitas gunadarma
-  dapat mendaftar seminar tanpa harus mengantri.
-  dapat mengetahui informasi tentang dosen.
-  dapat mengetahui  kalender  akademik universitas gunadarma.
- mempermudah mahasiswa gunadarma dalam kegiatan perkuliahan
kekurangan pada studentsite :
-  server nya masih belum bisa menampung akses data dengan lebih baik
-  halaman web nya masih terlalu sulit untuk diakses bagi orang awam
-  terlalu sulit untuk dimengerti karena bagi mata orang awam halaman web nya    masih belum terlalu rapi.
-  terkadang masih lambat untuk diakses, sehingga mahasiswa masih sering komplain ke dosen yang bersangkutan.
Semoga dengan artikel saya ini, situs studentsite.gunadarma.ac.id dapat lebih di perhatikan, sehingga untuk kedepannya situs studentsite gunadarma ini dapat berfungsi lebih baik lagi dari sebelumnya.


MASYARAKAT KOTA DAN DESA


 Dalam masyarakat modern, sering dibedakan antara masyarakat pedesaan(rural community) dan masyarakat perkotaan (urban community). Menurut Soekanto (1994), per-bedaan tersebut sebenarnya tidak mempunyai hubungan dengan pengertian masyarakat sederhana, karena dalam masyarakat modern, betapa pun kecilnya suatu desa, pasti ada pengaruh-pengaruh dari kota. Perbedaan masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan, pada hakekatnya bersifat gradual.

Kita dapat membedakan antara masya-rakat desa dan masyarakat kota yang masing-masing punya karakteristik tersendiri. Masing-masing punya sistem yang mandiri, dengan fungsi-fungsi sosial, struktur serta proses-proses sosial yang sangat berbeda, bahkan kadang-kadang dikatakan "berlawanan" pula. Perbedaan ciri antara kedua sistem tersebut dapat diungkapkan secara singkat menurut Poplin (1972) sebagai berikut:

Masyarakat Pedesaan
1).Perilaku homogen
2).Perilaku yang dilandasi oleh konsep kekeluargaan dan kebersamaan
3).Perilaku yang berorientasi pada tradisi dan status .
4).Isolasi sosial, sehingga statik
5).Kesatuan dan keutuhan kultural
6).Banyak ritual dan nilai-nilai sakral
7). Kolektivisme


Masyarakat Kota:
1). Perilaku heterogen
2).Perilaku yang dilandasi oleh konsep pengandalan diri dan kelembagaan 3).Perilaku yang berorientasi pada rasionalitas dan fungsi
4).Mobilitassosial,sehingga dinamik
5).Kebauran dan diversifikasi kultural
6).Birokrasi fungsional dan nilai-nilaisekular 7).Individualisme

Warga suatu masyarakat pedesaan mempunyai hubungan yang lebih erat dan lebih mendalam ketimbang hubungan mereka dengan warga masyarakat pedesaan lainnya. Sistem kehidupan biasanya berkelompok atas dasar sistem kekeluargaan (Soekanto, 1994). Selanjutnya Pudjiwati (1985), menjelaskan ciri-ciri relasi sosial yang ada di desa itu, adalah pertama-tama, hubungan kekerabatan. Sistem kekerabatan dan kelompok kekerabatan masih memegang peranan penting. Penduduk masyarakat pedesaan pada umumnya hidup dari pertanian, walaupun terlihat adanya tukang kayu, tukang genteng dan bata, tukang membuat gula, akan tetapi inti pekerjaan penduduk adalah pertanian. Pekerjaan-pekerjaan di samping pertanian, hanya merupakan pekerjaan sambilan saja .

Golongan orang-orang tua pada masyarakat pedesaan umumnya memegang peranan penting. Orang akan selalu meminta nasihat kepada mereka apabila ada kesulitan-kesulitan yang
dihadapi. Nimpoeno (1992) menyatakan bahwa di daerah pedesaan kekuasaan-kekuasaan pada umumnya terpusat pada individu seorang kiyai, ajengan, lurah dan sebagainya.

IPTEK DAN KEMISKINAN

Ilmu pengetahuan teknologi dan kemiskinan di tengah-tengah masyarakat jelas sangat berhubungan walaupun itu tak terjalin secara langsung dan juga bukan lah menjadi penyebab satu-satunya kemiskinan. Sebab penyebab utama dari kemiskinan menurut saya pribadi adalah berasal dari kesadaran pola pikir dari masyarakat itu sendiri mengenai arti dari ‘SUKSES’ yang ingin mereka capai.
Setiap masyarakat yang berada di daerah pedesaan masih banyak yang tidak bersekolah karena alasan tidak adanya biaya. Alasan lainnya, ada yang mengatakan jarak dari rumah mereka ke sekolah sangat jauh sehingga mereka lebih memilih membantu orang tua mereka dalam mencari uang.
Oleh karena itu tidak heran apabila setiap masyarakat yang berada di daerah pedesan kurang mendapat pendidikan formil maupun pengetahuan teknologi dan mereka masih hidup dibawah garis kemiskinan. Jujur, saya sangat sedih melihat kehidupan anak-anak di daerah pedesaan yang kurang maju dibandingkan dengan anak-anak di kota.
Saya ingin anak-anak di daerah pedesaan bisa setara dengan anak-anak yang ada di kota. Tetapi saya mulai bisa merasa lega karena pemerintah sudah lebih bisa memperhatikan nasib rakyatnya yang kurang berkecukupan. Kini, pemerintah telah mengadakan program BOS yaitu Bantuan Operasional Sekolah. Program tersebut dapat membantu anak-anak di daerah pedesaan yang kurang mampu untuk bisa mendapatkan pendidikan wajib 9 tahun dan terbebaskan dari bayaran sekolah. Dan untuk anak yang berprestasi akan mendapat beasiswa di sekolah hingga ia bisa sampai sekolah tinggi.
Menurut saya itu dapat memotifasi anak-anak agar lebih semangat untuk belajar dan menjadikan mereka untuk lebih maju kedepannya. Anak-anak Indonesia adalah generasi penerus bagi bangsa Indonesia. Anak-anak bisa membuat bangsa Indonesia dikenal di seluruh dunia tidak hanya dalam bidang pendidikan tetapi dalam bidang apapun. Contohnya saja, anak Indonesia ada yang berhasil menorehkan prestasi di dunia hingga dapat membanggakan nama negar kita ini di dunia internasional.
Dengan program pemerintah tersebut, anak-anak pedesaan yang masih hidup di bawah garis kemiskinan dan mendapatkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sama dengan anak-anak yang tinggal di daerah perkotaan. Dan semoga saja dengan diadakannya program tersebut oleh pemerintah dapat menjadikan anak-anak Indonesia lebih cerdas, maju dan berkembang serta dapat membanggakan nama Indonesia ke dunia pendidikan Internasional.
Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat membantu masyarakat kita terbebas dari derita kemiskinan. Semoga negara kita dapat cepat lepas dari berbagai masalah yang telah lama menyelimuti negara kita ini. Permasalahan di negara kita ini dapat terselesaikan apabila rakyat Indonesia juga ikut membantu dan selalu kompak dalam berkehidupan bebrbangsa dan bernegara.
Kesimpulan:
Dari seluruh bahasan di atas dapat saya simpulkan, bahwa hubungan antara ilmu pengetahuan teknologi dsan kemiskinan sangat erat hubungannya.
Apabila seluruh masyarakat di Negara ini dapat memiliki pendidikan dasar dan ilmu pengetahuan yang cukup, sama dengan Negara-negara lain yang sudah makmur di dunia, maka saya rasa kemiskinan di Negara ini akan berkurang.
Jadi jelas sekali ilmu pengetahuan dan teknologi berperan sangat penting pada masyarakat miskin di Negara kita ini.